Bab 5 (Kesimpulan dan Saran) adalah garis finish dari perjuangan panjang menyusun skripsi. Anehnya, meskipun ini adalah bab terpendek (biasanya hanya 2-3 halaman), masih banyak mahasiswa yang terkena revisi mayor pada bagian ini.
Penyebab utamanya sepele: Kesimpulan mereka tidak menjawab Rumusan Masalah, melainkan hanya mengulang-ulang narasi atau menjiplak mentah-mentah abstrak dan Bab 4. Bab 5 harus ditulis dengan pola pikir deduktif yang presisi. Berikut adalah panduan menyusun Bab 5 yang pasti akan di-ACC oleh Dosen Penguji!
1. Aturan Emas Kesimpulan: Menjawab Rumusan Masalah
Satu-satunya fungsi utama Kesimpulan adalah menjawab pertanyaan yang Anda ajukan di Bab 1 (Rumusan Masalah). Polanya sangat sederhana: Jika Rumusan Masalah ada 3, maka poin Kesimpulan WAJIB ada 3.
Contoh Pola yang Benar:
Rumusan Masalah 1: Apakah Harga berpengaruh terhadap Kepuasan Pelanggan?
Kesimpulan 1: Harga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan dengan nilai signifikansi 0,002. Artinya, semakin bersaing harga yang ditawarkan, maka kepuasan pelanggan akan semakin meningkat.
2. Jangan Menaruh Tabel, Rumus, atau Referensi Baru di Bab 5
Kesalahan fatal mahasiswa adalah memasukkan kutipan teori (menurut pakar A...) atau memindahkan tabel regresi besar dari Bab 4 ke Bab 5. Kesimpulan harus berupa sintesa tekstual. Cukup sebutkan temuan akhirnya saja berupa narasi deskriptif. Jika ada data statistik, tuliskan angka finalnya (nilai t-hitung atau p-value) secara naratif dalam kalimat, bukan dalam bentuk tabel.
3. Menyusun "Saran" yang Logis (Actionable)
Bagian Saran tidak boleh klise seperti: "Saran untuk perusahaan agar lebih baik lagi ke depannya." Saran harus bersifat aplikatif, spesifik, dan berbasis dari kelemahan/temuan riset Anda.
Saran umumnya dibagi menjadi tiga pilar utama:
- Bagi Perusahaan / Objek Penelitian (Aspek Praktis): Contoh: "Karena dimensi 'Keandalan' mendapatkan skor terendah dalam kuesioner, disarankan agar Perusahaan X mengadakan pelatihan service-excellence bulanan bagi staf garda depan."
- Bagi Peneliti Selanjutnya (Aspek Teoritis): Contoh: "Disarankan untuk menambah variabel Promosi atau menggunakan metode kualitatif (wawancara) agar mendapatkan insight perilaku konsumen yang lebih mendalam yang tidak bisa dipotret dengan angket."
- Bagi Akademisi/Kampus: (Opsional) Saran pemanfaatan teori untuk modul pembelajaran ke depan.
4. Gunakan Gaya Bahasa Penegas (Assertive)
Di Bab 5, Anda adalah "ahli" dari fenomena yang Anda teliti. Gunakan kata-kata yang mantap dan meyakinkan seperti "membuktikan bahwa", "menunjukkan secara empiris", "berdampak krusial", "mengkonfirmasi teori". Hindari kata-kata ragu seperti "mungkin", "sepertinya", atau "kurang lebih".
Sudah Sampai Bab Akhir Namun Stuck Tak Bisa Lanjut?
Seringkali mahasiswa kehilangan energi di Bab 4 dan 5 karena harus merangkai hasil uji statistik (angka) menjadi kalimat akademis yang nyambung dengan teori di Bab 2.
Jangan biarkan skripsimu mangkrak di garis finish! Pena Elit menyediakan layanan Penyusunan Pembahasan Bab 4 & Bab 5. Kami akan membantu mengubah output SPSS/data mentahmu menjadi narasi analisis yang mendalam, tajam, komprehensif, dan siap disidangkan di hadapan dosen penguji killer sekalipun!
Bantu Selesaikan Bab Akhir Saya