Apakah Anda pernah merasa frustrasi karena sudah memparafrase seluruh isi Bab 1 sampai Bab 5 dengan susah payah, tetapi hasil uji Turnitin tetap tinggi hanya karena bagian Daftar Pustaka atau Bibliography terdeteksi sebagai plagiat?
Kondisi ini sangat sering dialami oleh mahasiswa. Terdeteksinya daftar pustaka dalam similarity index (indeks kesamaan) Turnitin tentu merugikan karena membuat skor akhir melebihi batas toleransi yang ditetapkan kampus (biasanya 20% - 25%). Artikel ini akan mengupas tuntas mengapa hal tersebut terjadi dan bagaimana cara teknis untuk mengatasinya.
Mengapa Daftar Pustaka Terdeteksi Sebagai Plagiasi?
Sistem algoritma Turnitin bekerja dengan mencocokkan susunan teks pada dokumen Anda dengan miliaran database mereka (jurnal, website, dan dokumen tugas yang pernah diunggah). Daftar pustaka terdeteksi karena:
- Format yang Baku (Standardisasi): Penulisan referensi memiliki format baku internasional seperti APA, MLA, atau Harvard Style. Karena urutan nama penulis, tahun, judul buku, dan penerbit harus persis sama, Turnitin akan melihatnya sebagai teks duplikat dari dokumen orang lain yang pernah mengutip buku/jurnal yang sama.
- Tidak Ada Elemen Unik: Berbeda dengan isi paragraf yang bisa diparafrase, Anda DILARANG KERAS mengubah atau memparafrase judul buku dan nama penulis dalam daftar pustaka demi menurunkan Turnitin. Hal tersebut melanggar etika akademik.
- Pengaturan (Setting) Turnitin oleh Dosen: Penyebab utama sebenarnya ada pada administrator atau dosen yang melakukan pengecekan. Jika mereka tidak mengecualikan (exclude) bagian daftar pustaka, maka sistem akan menghitungnya secara mentah-mentah.
Cara Mengatasi Daftar Pustaka yang Terkena Turnitin
Berikut adalah langkah-langkah solutif yang bisa Anda terapkan atau sampaikan kepada dosen/petugas perpustakaan:
1. Meminta Fitur "Exclude Bibliography" Diaktifkan
Ini adalah cara yang paling benar secara sistem. Saat dosen atau petugas perpus mengunggah dokumen Anda, minta mereka untuk mencentang opsi "Exclude Bibliography" pada pengaturan (settings) Turnitin. Dengan begitu, algoritma akan secara otomatis mengabaikan teks apapun yang berada di bawah judul "Daftar Pustaka" atau "References".
2. Pastikan Judul "DAFTAR PUSTAKA" Ditulis dengan Benar
Fitur Exclude Bibliography hanya akan berfungsi jika Turnitin mengenali bahwa halaman tersebut adalah daftar pustaka. Pastikan Anda menuliskan heading tepat sebagai "DAFTAR PUSTAKA" atau "REFERENCES" di tengah halaman (Center) tanpa tambahan kata lain seperti "Daftar Pustaka Skripsi Bab 1-5". Jika penulisannya salah, sistem AI Turnitin mungkin gagal mendeteksi batas pengecualiannya.
3. Menggunakan Gambar (Tidak Disarankan)
Beberapa mahasiswa mengambil jalan pintas dengan me-screenshot daftar pustaka dan memasukkannya sebagai format gambar (JPEG/PNG) ke dalam file Word. Turnitin memang tidak mendeteksi teks di dalam gambar, namun cara ini sangat dihindari dan dianggap sebagai kecurangan akademik (Cheating). Dosen yang teliti pasti akan mengetahuinya dan bisa menolak skripsi Anda.
4. Memisahkan File Daftar Pustaka
Jika kampus Anda meminta pengecekan per bab, lebih baik Anda tidak memasukkan daftar pustaka pada saat pengecekan plagiasi Bab 1-5. Satukan daftar pustaka di file terpisah jika hanya untuk arsip perpustakaan, atau hapus sementara daftar pustaka saat dokumen akan dicek di Turnitin (jika diizinkan oleh dosen).
Butuh Cek Turnitin Cepat dan Jasa Parafrase?
Sudah pusing revisi isi skripsi tapi skor Turnitin masih menyala merah di atas batas wajar? Jangan ambil risiko menggunakan trik curang (cheat) yang bisa merusak metadata file Anda.
Gunakan layanan Cek Turnitin (No Repository Resmi) & Jasa Parafrase Manual dari tim ahli bahasa kami. Kami akan merombak susunan kalimat Anda secara akademis hingga lolos standar kampus (skor < 20%) tanpa mengubah makna penelitian.
Pesan Jasa Turnitin & Parafrase